Batabual, Desty Yuningsih (2024) UJI EFEKTIVITAS LUKA BAKAR MIKROEMULSI EKSTRAK ETANOL 96% DAUN UBI JALAR UNGU (Ipomoea batatas L.) TERHADAP KELINCI (Oryctolagus cunicullus). Diploma thesis, INSTITUT ILMU KESEHATAN PELAMONIA.
KTI yuningsi-1.pdf
Download (5MB)
Abstrak
Daun ubi jalar ungu (Ipomoea batatas L.) salah satu tanaman yang dapat digunakan sebagai obat tradisional. Daun ubi jalar ungu memiliki khasiat sebagai obat bisul, penurun panas, dan luka bakar. Mikroemulsi merupakan sistem yang stabil secara termodinamika dan transparan juga dispersi dari minyak dan air yang distabilkan oleh lapisan tipis (film) molekul yang ampifilik (surfaktan dan kosurfaktan). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas sediaan mikroemulsi ekstrak daun ubi jalar (Ipomoae batatas L.) terhadap penyembuhan luka bakar ada kulit punggung kelinci (Oryctolagus cuniculus). Penelitian ini dilakukan dengan cara mencampurkan fase air kedalam fase minyak yang kemudian diformulasikan menjadi sediaan mikroemulsi dan dilakukan pengujian efek kesembuhan luka bakar: pemilihan dan penyiapan hewan uji kelinci, perlakuan hewan uji kelinci dibuat luka bakar menggunakan lempeng koin logam seng dengan diameter 1,5 cm dan dipanaskan dengan lilin selama ± 5 menit. Hasil uji efektivitas penyembuhan luka bakar pada kelinci (Oryctolagus cunicullus) yang terdiri dari 5 kelompok perlakuan, yaitu kontrol positif (burnazin®), kontrol negatif sediaan basis mikroemulsi ekstrak etanol 96% daun ubi jalar ungu (Ipomoea batatas L.) dengan variasi konsentrasi 3%, 5%, dan 8%. Hasil statistik menggunakan uji Kruskal Wallis didapatkan nilai signifikan 0,036 (p<0,05) yang menunjukkan adanya pengaruh pada masing-masing kelompok. Efektivitas penyembuhan luka bakar yang baik terdapat pada Formula II (5%) dengan konsentrasi penyembuhan luka sebesar 78,3% yang tidak jauh berbeda dengan hasil kontrol positif sebesar 74,2%.
| Tipe Item: | Skripsi/Tesis/Disertasi/Laporan D3 (Diploma) |
|---|---|
| Kata Kunci: | Ekstrak etanol 96% daun ubi jalar ungu (Ipomoea batatas L.), mikroemulsi, kelinci (Oryctolagus cunicullus), luka bakar. |
| Subjek: | Farmasi > Farmasi Bahan Alam |
| Divisions: | Fakultas Kesehatan : D3 Farmasi |
| Depositing User: | Hardiyanti Arif |
| Date Deposited: | 14 Jan 2026 07:01 |
| Last Modified: | 14 Jan 2026 07:01 |
| URI: | https://repository.iikpelamonia.id/id/eprint/1142 |
