Ifna, Ifna (2024) PENETAPAN KADAR FLAVONOID EKSTRAK ETANOL 70% RIMPANG TEMULAWAK (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) ASAL KABUPATEN TAKALAR DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS. Diploma thesis, INSTITUT ILMU KESEHATAN PELAMONIA.
KTI IFNA.pdf
Download (3MB)
Abstrak
Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) merupakan salah satu tanaman yang memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai salah satu tanaman yang dapat diunggulkan yang memiliki khasiat sebagai bahan untuk pengobatan tradisional. Masyarakat khususnya di daerah Kabupaten Takalar menggunakan rimpang temulawak yang diambil dari dataran rendah dengan ketinggian 18,17 mdpl, untuk mengatasi permasalahan kesehatan seperti obat gatal, atau bisa juga digunakan sebagai obat jerawat dengan cara diolah menjadi bedak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui berapa kadar flavonoid total yang terdapat pada rimpang temulawak yang berasal dari Kabupaten Takalar dengan menggunakan spektrotometri UV-Vis. Metode yang digunakan dalam mengesktraksi rimpang temulawak yaitu maserasi dengan pelarut etanol 70%. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimental laboratorium untuk mengidentifikasi serta mengetahui kadar senyawa flavonoid total pada rimpang temulawak. Analisis kadar dilakukan dengan menggunakan pembanding kuersetin. Dari hasil analisa pada uji kuantitatif didapatkan hasil yaitu rimpang temulawak positif mengandung senyawa flavonoid dan dari hasil analisa uji kualitatif didapatkan jumlah kadar flavonoid total yang diperoleh yaitu sebesar 405,902 mgQE/g.
| Tipe Item: | Skripsi/Tesis/Disertasi/Laporan D3 (Diploma) |
|---|---|
| Kata Kunci: | Rimpang Temulawak; Flavonoid; Spektrofotometri UV-Vis |
| Subjek: | Farmasi > Farmakologi |
| Divisions: | Fakultas Kesehatan : D3 Farmasi |
| Depositing User: | Hardiyanti Arif |
| Date Deposited: | 14 Jan 2026 03:43 |
| Last Modified: | 14 Jan 2026 03:43 |
| URI: | https://repository.iikpelamonia.id/id/eprint/1132 |
