IMPLEMENTASI TERAPI KOMPRES DINGIN DALAM PEMENUHAN KEBUTUHAN KENYAMANAN (NYERI) PADA PASIEN POST OPERASI FRAKTUR FEMUR DEXTRA

Reski, Nahda (2026) IMPLEMENTASI TERAPI KOMPRES DINGIN DALAM PEMENUHAN KEBUTUHAN KENYAMANAN (NYERI) PADA PASIEN POST OPERASI FRAKTUR FEMUR DEXTRA. Diploma thesis, INSTITUT ILMU KESEHATAN PELAMONIA.

[thumbnail of NAHDA RESKI_202301151 (DEP BEDAH 2).pdf] Teks
NAHDA RESKI_202301151 (DEP BEDAH 2).pdf

Download (2MB)

Abstrak

Latar Belakang: Fraktur femur dextra merupakan cedera yang sering memerlukan
tindakan operasi ORIF. Pasca operasi pasien umumnya mengalami nyeri akut
akibat proses inflamasi dan kerusakan jaringan yang dapat menghambat
pemulihan dan kualitas istirahat. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat
dilakukan adalah terapi kompres dingin untuk menurunkan intensitas nyeri,
edema, dan meningkatkan kenyamanan pasien. Tujuan: Menggambarkan
implementasi terapi kompres dingin dalam pemenuhan kebutuhan kenyamanan
nyeri pada pasien post operasi fraktur femur dextra. Metode: Penelitian ini
menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Subjek
penelitian adalah 2 orang pasien post operasi fraktur femur dextra di Ruang Mawar
dan Ruang Anyelir RS TK II Pelamonia Makassar pada tanggal 01–10 Juni 2026.
Intervensi yang diberikan berupa kompres dingin dengan suhu 10°C selama 10
menit, maksimal 2 kali sehari selama 3 hari. Pengumpulan data dilakukan melalui
observasi langsung, wawancara, dan pengukuran skala nyeri menggunakan
Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah tindakan. Hasil: Kedua
responden mengalami penurunan skala nyeri selama 3 hari intervensi. Pada hari
pertama Responden 1 skala nyeri tetap 6, sedangkan Responden 2 mengalami
penurunan. Pada hari kedua dan ketiga kedua responden menunjukkan
penurunan skala nyeri yang bermakna. Pasien tampak lebih rileks, ekspresi wajah
tenang, dan kualitas istirahat meningkat. Penurunan nyeri terjadi karena kompres
dingin menyebabkan vasokonstriksi, menurunkan metabolisme jaringan, dan
menghambat transmisi impuls nyeri sesuai teori gate control.Kesimpulan:
Implementasi terapi kompres dingin efektif dalam menurunkan intensitas nyeri dan
memenuhi kebutuhan kenyamanan pada pasien post operasi fraktur femur dextra.
Intervensi ini aman, mudah dilakukan, dan dapat menjadi tindakan mandiri
keperawatan untuk manajemen nyeri nonfarmakologis.

Tipe Item: Skripsi/Tesis/Disertasi/Laporan D3 (Diploma)
Kata Kunci: Terapi kompres dingin, nyeri, post operasi, fraktur femur dextra, kenyamanan
Subjek: Keperawatan > Keperawatan Medikal Bedah
Divisions: Fakultas Kesehatan : D3 Keperawatan
Depositing User: Hardiyanti Arif
Date Deposited: 12 Aug 2026 03:46
Last Modified: 12 Aug 2026 03:46
URI: https://repository.iikpelamonia.id/id/eprint/1301

Actions (login required)

View Item
View Item