IMPLEMENTASI FISIOTERAPI DADA DAN BATUK EFEKTIF DALAM PEMENUHAN KEBUTUHAN OKSIGENASI PADA PASIEN PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIS (PPOK)

Janna, Sahratul (2026) IMPLEMENTASI FISIOTERAPI DADA DAN BATUK EFEKTIF DALAM PEMENUHAN KEBUTUHAN OKSIGENASI PADA PASIEN PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIS (PPOK). Diploma thesis, INSTITUT ILMU KESEHATAN PELAMONIA.

[thumbnail of KTI SAHRATUL JANNAH (202301230).pdf] Teks
KTI SAHRATUL JANNAH (202301230).pdf

Download (4MB)

Abstrak

Latar belakang: Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) merupakan penyakit
paru kronis yang ditandai dengan hambatan aliran udara yang bersifat progresif
sehingga menyebabkan gangguan kebutuhan oksigenasi. Penumpukan sekret
pada saluran napas mengakibatkan sesak napas, batuk berdahak, peningkatan
frekuensi napas, penurunan saturasi oksigen, serta gangguan bersihan jalan
napas. Salah satu intervensi keperawatan nonfarmakologis yang dapat dilakukan
adalah kombinasi fisioterapi dada dan batuk efektif untuk membantu
mengeluarkan sekret serta meningkatkan ventilasi paru. Tujuan: Mengetahui
gambaran implementasi fisioterapi dada dan batuk efektif dalam pemenuhan
kebutuhan oksigenasi pada pasien PPOK. Metode: Penelitian ini menggunakan
desain studi kasus dengan pendekatan deskriptif terhadap dua responden pasien
PPOK yang dirawat di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Tingkat II Pelamonia
Makassar. Implementasi dilakukan selama tiga hari berturut-turut, dua kali sehari
(pagi dan sore), dengan durasi 10 menit setiap tindakan. Pengumpulan data
dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, serta dokumentasi
keperawatan. Hasil: Setelah dilakukan implementasi fisioterapi dada dan batuk
efektif, kedua responden mengalami perbaikan kondisi yang ditandai dengan
penurunan keluhan sesak napas, penurunan frekuensi napas, peningkatan
saturasi oksigen (SpO₂), berkurangnya suara napas tambahan ronkhi, sputum
lebih mudah dikeluarkan, perubahan karakteristik sputum menjadi lebih encer,
serta tidak tampak lagi penggunaan otot bantu pernapasan. Kesimpulan:
Implementasi fisioterapi dada yang dikombinasikan dengan batuk efektif efektif
membantu memenuhi kebutuhan oksigenasi pada pasien PPOK melalui
peningkatan pengeluaran sekret, perbaikan ventilasi, penurunan frekuensi napas,
peningkatan saturasi oksigen, dan pengurangan keluhan sesak napas.

Tipe Item: Skripsi/Tesis/Disertasi/Laporan D3 (Diploma)
Kata Kunci: Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK), Fisioterapi Dada, Batuk Efektif, Kebutuhan Oksigenasi.
Subjek: Keperawatan > Keperawatan Interna
Divisions: Fakultas Kesehatan : D3 Keperawatan
Depositing User: Hardiyanti Arif
Date Deposited: 12 Aug 2026 03:46
Last Modified: 12 Aug 2026 03:46
URI: https://repository.iikpelamonia.id/id/eprint/1299

Actions (login required)

View Item
View Item