IMPLEMENTASI TERAPI BERPAKAIAN DAN BERCUKUR UNTUK MENGATASI DEFISIT PERAWATAN DIRI

Nurmianti, Nurmianti (2026) IMPLEMENTASI TERAPI BERPAKAIAN DAN BERCUKUR UNTUK MENGATASI DEFISIT PERAWATAN DIRI. Diploma thesis, INSTITUT ILMU KESEHATAN PELAMONIA.

[thumbnail of KTI Nurmianti-1.pdf] Teks
KTI Nurmianti-1.pdf

Download (4MB)

Abstrak

Latar belakang: Defisit perawatan diri merupakan kondisi ktika pasien mengalami
ketidakmampuan dalam memenuhi kebutuhan dasar secara mandiri seperti
mandi, berpakaian, bercukur serta penampilan diri. Kondisi ini sering terjadi pada
pasien gangguan jiwa, khususnya skizofrenia, yang ditandai dengan penampilan
kotor, kurang rapi, kurang motivasi, serta menarik diri dari lingkungan sosial. Salah
satu intervensi keperawatan yang dapat diberikan untuk meningkatkan
kemampuan perawatan diri adalah terapi berpakaian dan bercukur. Tujuan:
mengetahui gambaran implementasi terapi berpakaian dan bercukur dalam
mengatasi defisit perawatan diri. Metode: penelitian ini menggunakan desain
deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada 2 responden laku-laki yang
mengalami defisit perawatan diri. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 20-22 April
2026 di Rumah Sakit Khusus Daerah Dadi Provinsi Sulawesi Selatan. Hasil:
Terapi berpakaian dan bercukur diberikan selama tiga hari berturut-turut dengan
durasi 30 menit setiap hari, kemudian dievaluasi menggunakan lembar observasi
berdasarkan Standar Luaran Keperawatan Indonesia (SLKI). Setelah diberikan
terapi selama tiga hari, kedua responden menunjukkan peningkatan kemampuan
perawatan diri secara bertahap. Pada responden pertama, skor kemampuan
perawatan diri meningkat dari rentang 2–3 pada hari pertama menjadi 4–5 pada
hari ketiga. Pada responden kedua, skor kemampuan perawatan diri meningkat
dari rentang 1–2 menjadi 3–4 pada hari ketiga. Peningkatan terlihat pada
kemampuan memilih pakaian yang sesuai, mengenakan pakaian secara mandiri,
menggunakan alat cukur dengan benar, menjaga kebersihan wajah setelah
bercukur, serta mempertahankan penampilan yang lebih rapi. Responden pertama
menunjukkan peningkatan kemampuan yang lebih cepat dibandingkan responden
kedua. Kesimpulan: implementasi terapi berpakaian dan bercukur dapat
meningkatkan kemampuan perawatan diri pada pasien skizofrenia yang
mengalami defisit perawatan diri sehingga dapat mendukung peningkatan
kemandirian dan kualitas hidup pasien.

Tipe Item: Skripsi/Tesis/Disertasi/Laporan D3 (Diploma)
Kata Kunci: Terapi Berpakaian dan Bercukur, Defisit Perawatan Diri, Skizofrenia.
Subjek: Keperawatan > Keperawatan Jiwa
Divisions: Fakultas Kesehatan : D3 Keperawatan
Depositing User: Hardiyanti Arif
Date Deposited: 12 Aug 2026 03:46
Last Modified: 12 Aug 2026 03:46
URI: https://repository.iikpelamonia.id/id/eprint/1298

Actions (login required)

View Item
View Item