Herana, Herana (2026) IMPLEMENTASI TERAPI RELAKSASI BENSON UNTUK MENURUNKAN RASA NYERI PADA PASIEN POST OPERASI FRAKTUR FEMUR. Diploma thesis, INSTITUT ILMU KESEHATAN PELAMONIA.
HERANA (202301202).pdf
Download (10MB)
Abstrak
Latar Belakang:Nyeri akut menjadi masalah keperawatan yang kerap
dihadapi pasien pascaoperasi fraktur femur dan berpotensi menghambat
proses pemulihan serta mobilisasi dini. Terapi relaksasi Benson
merupakan salah satu pendekatan nonfarmakologis yang dipercaya
mampu membantu meredakan nyeri tersebut. Tujuan: Penelitian ini
bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran penerapan terapi relaksasi
Benson dalam upaya menurunkan intensitas nyeri pada pasien
pascaoperasi fraktur femur. Metode: Penelitian menggunakan desain
studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan yang melibatkan dua
pasien pascaoperasi fraktur femur sebagai responden. Intervensi
dilaksanakan dua kali sehari selama tiga hari berturut-turut dengan durasi
10 hingga 15 menit setiap sesi. Pengumpulan data dilakukan melalui
wawancara mendalam, observasi langsung, pemeriksaan fisik, dan
dokumentasi rekam medis. Penilaian intensitas nyeri menggunakan
instrumen Numeric Rating Scale (NRS). Hasil: Kedua responden
menyatakan bahwa terapi terbukti efektif sebagai intervensi
nonfarmakologis. Pada Ny. B (35 tahun), skala nyeri berkurang dari 6
menjadi 3 (penurunan 50%), pasien tampak lebih tenang, mampu duduk
mandiri pada hari ketiga, dan ta nda-tanda vital mengalami perbaikan
menuju batas normal. Pada Ny. A (33 tahun), skala nyeri turun dari 6
menjadi 2 (penurunan 66,7%), pasien sudah mampu duduk mandiri pada
hari kedua dan berjalan menggunakan alat bantu kruk, tanda-tanda vital
mencapai batas normal, dan intervensi dinilai cukup diselesaikan dalam
dua hari. Kesimpulan: Kedua responden menunjukkan penurunan
intensitas nyeri setelah mendapatkan intervensi. Pada Ny. B (35 tahun),
skala nyeri berkurang dari 6 menjadi 3 (penurunan 50%), pasien tampak
lebih tenang, mampu duduk mandiri pada hari ketiga, dan tanda-tanda
vital mengalami perbaikan menuju batas normal. Pada Ny. A (33 tahun),
skala nyeri turun dari 6 menjadi 2 (penurunan 66,7%), pasien sudah
mampu duduk mandiri pada hari kedua dan berjalan menggunakan alat
bantu kruk, tanda-tanda vital mencapai batas normal, dan intervensi dinilai
cukup diselesaikan dalam dua hari
| Tipe Item: | Skripsi/Tesis/Disertasi/Laporan D3 (Diploma) |
|---|---|
| Kata Kunci: | Fraktur Femur, Nyeri Post Operasi, Relaksasi Benson |
| Subjek: | Keperawatan > Keperawatan Medikal Bedah |
| Divisions: | Fakultas Kesehatan : D3 Keperawatan |
| Depositing User: | Hardiyanti Arif |
| Date Deposited: | 12 Aug 2026 03:45 |
| Last Modified: | 12 Aug 2026 03:45 |
| URI: | https://repository.iikpelamonia.id/id/eprint/1287 |
