IMPLEMENTASI KOMUNIKASI TERAPEUTIK DALAM MENINGKATKAN KEMANDIRIAN PASIEN DEFISIT PERAWATAN DIRI

Saputri, Misma Ayu (2026) IMPLEMENTASI KOMUNIKASI TERAPEUTIK DALAM MENINGKATKAN KEMANDIRIAN PASIEN DEFISIT PERAWATAN DIRI. Diploma thesis, INSTITUT ILMU KESEHATAN PELAMONIA.

[thumbnail of MISMA AYU SAPUTRI.pdf] Teks
MISMA AYU SAPUTRI.pdf

Download (3MB)

Abstrak

Latar Belakang: Defisit perawatan diri merupakan salah satu masalah yang sering
ditemukan pada pasien skizofrenia dan dapat berdampak pada penurunan
kemampuan pasien dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari secara mandiri.
Kondisi ini ditandai dengan kurangnya perhatian terhadap kebersihan diri,
penampilan yang tidak rapi, rendahnya motivasi, serta ketergantungan pada orang
lain dalam melakukan aktivitas perawatan diri. Berdasarkan Riskesdas tahun
2018, prevalensi skizofrenia di Indonesia mencapai 7 per 1.000 rumah tangga.
Tingginya kejadian skizofrenia berkontribusi terhadap meningkatnya masalah
defisit perawatan diri sehingga diperlukan intervensi keperawatan yang efektif
untuk meningkatkan kemandirian pasien. Salah satu intervensi yang dapat
diterapkan adalah komunikasi terapeutik yang berfokus pada pembinaan
hubungan saling percaya, peningkatan motivasi, dan kemampuan pasien dalam
melakukan perawatan diri.Tujuan: Mengetahui gambaran implementasi
komunikasi terapeutik dalam meningkatkan kemandirian pasien dengan defisit
perawatan diri. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan
pendekatan studi kasus pada dua responden yang mengalami defisit perawatan
diri. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 13-15 Maret 2026 di Rumah Sakit
Khusus Daerah Dadi Provinsi Sulawesi Selatan. Implementasi dilakukan melalui
komunikasi terapeutik dengan latihan berpakaian sesuai strategi pelaksanaan
(SP) defisit perawatan diri.Hasil: Setelah diberikan implementasi komunikasi
terapeutik selama tiga hari, kedua responden menunjukkan peningkatan
kemandirian dalam melakukan perawatan diri, khususnya pada aspek berpakaian.
Pasien tampak lebih rapi, mampu memilih dan mengenakan pakaian secara
mandiri, menunjukkan peningkatan motivasi dan rasa percaya diri, serta lebih
kooperatif dalam mengikuti kegiatan perawatan diri sesuai jadwal yang telah
ditetapkan. Kesimpulan: Implementasi komunikasi terapeutik mampu
meningkatkan kemandirian pasien dengan defisit perawatan diri pada aspek
berpakaian. Intervensi ini membantu meningkatkan motivasi, rasa percaya diri,
dan kemampuan pasien dalam melakukan perawatan diri secara mandiri sehingga
dapat mendukung proses pemulihan pasien skizofrenia.

Tipe Item: Skripsi/Tesis/Disertasi/Laporan D3 (Diploma)
Kata Kunci: defisit perawatan diri, kemandirian, komunikasi terapeutik, skizofrenia.
Subjek: Keperawatan > Keperawatan Jiwa
Divisions: Fakultas Kesehatan : D3 Keperawatan
Depositing User: Hardiyanti Arif
Date Deposited: 04 Aug 2026 02:37
Last Modified: 04 Aug 2026 02:37
URI: https://repository.iikpelamonia.id/id/eprint/1213

Actions (login required)

View Item
View Item