GAMBARAN PENERAPAN RELAKSASI NAPAS DALAM DAN PEMBERIAN POSISI SEMI FOWLER DALAM PEMENUHAN KEBUTUHAN OKSIGENASI PADA PASIEN ASMA BRONKIAL DI RUANG IGD RS TK II PELAMONIA MAKASSAR

Zulkaidar, Zulkaidar (2026) GAMBARAN PENERAPAN RELAKSASI NAPAS DALAM DAN PEMBERIAN POSISI SEMI FOWLER DALAM PEMENUHAN KEBUTUHAN OKSIGENASI PADA PASIEN ASMA BRONKIAL DI RUANG IGD RS TK II PELAMONIA MAKASSAR. Diploma thesis, INSTITUT ILMU KESEHATAN PELAMONIA.

[thumbnail of ZULKAIDAR 202301242 .pdf] Teks
ZULKAIDAR 202301242 .pdf

Download (2MB)

Abstrak

Latar Belakang: Asma bronkial merupakan penyakit inflamasi kronis saluran
napas yang ditandai dengan penyempitan jalan napas, peningkatan produksi
mukus, dan bronkospasme yang dapat menyebabkan gangguan pemenuhan
kebutuhan oksigenasi. Pasien asma bronkial sering mengalami sesak napas,
peningkatan frekuensi pernapasan, penurunan saturasi oksigen, dan
penggunaan otot bantu pernapasan. Salah satu intervensi nonfarmakologis
yang dapat diberikan untuk membantu meningkatkan oksigenasi adalah
relaksasi napas dalam dan pemberian posisi semi Fowler. Tujuan: Studi kasus
ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penerapan relaksasi napas dalam
dan pemberian posisi semi Fowler dalam pemenuhan kebutuhan oksigenasi
pada pasien asma bronkial di Ruang IGD RS Tk. II Pelamonia Makassar.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus deskriptif pada dua
responden dengan diagnosis medis asma bronkial yang mengalami gangguan
kebutuhan oksigenasi. Intervensi yang diberikan berupa relaksasi napas dalam
dan posisi semi Fowler selama 1 × 30 menit. Evaluasi dilakukan melalui
pengukuran frekuensi pernapasan, saturasi oksigen (SpO₂), serta observasi
kondisi respirasi sebelum dan sesudah tindakan. Hasil: Hasil penerapan
menunjukkan adanya peningkatan status oksigenasi pada kedua responden.
Pada responden I, frekuensi pernapasan menurun dari 28 kali/menit menjadi
24 kali/menit dan saturasi oksigen meningkat dari 94% menjadi 97%. Pada
responden II, frekuensi pernapasan menurun dari 30 kali/menit menjadi 24
kali/menit dan saturasi oksigen meningkat dari 94% menjadi 96%. Kedua
responden juga melaporkan pernapasan terasa lebih ringan dan lebih nyaman
setelah diberikan intervensi. Kesimpulan: Penerapan relaksasi napas dalam
dan pemberian posisi semi Fowler dapat membantu memenuhi kebutuhan
oksigenasi pada pasien asma bronkial yang ditandai dengan penurunan
frekuensi pernapasan, peningkatan saturasi oksigen, serta berkurangnya
keluhan sesak napas. Intervensi ini dapat digunakan sebagai terapi pendukung
nonfarmakologis dalam pemberian asuhan keperawatan pada pasien asma
bronkial di ruang gawat darurat.

Tipe Item: Skripsi/Tesis/Disertasi/Laporan D3 (Diploma)
Kata Kunci: Asma Bronkial, Kebutuhan Oksigenasi, Relaksasi Napas Dalam, Posisi Semi Fowler, Saturasi Oksigen
Subjek: Keperawatan > Keperawatan Interna
Divisions: Fakultas Kesehatan : D3 Keperawatan
Depositing User: Hardiyanti Arif
Date Deposited: 27 Jul 2026 07:15
Last Modified: 27 Jul 2026 07:15
URI: https://repository.iikpelamonia.id/id/eprint/1186

Actions (login required)

View Item
View Item